jump to navigation

ABOUT Registry Windows(R) XP [Menjadi Ahli O/S Windows(R)] 1 August 2006

Posted by computeraholic in Uncategorized.
trackback
  • APA ITU REGISTRY ?

Registry merupakan database yang digunakan untuk menyimpan semua setting dan informasi hardware, software dan berbagai preferences komputer dengan OS Windows
Misalnya seseorang mengganti assosiasi file atau menginstall software, maka perubahan settingan-settingan tersebut akan dituliskan pada registry.
Selain sebagai tempat untuk menyimpan informasi sistem operasi Windows sendiri, registry juga digunakan sebagai tempat untuk menyimpan berbagai informasi setting dan konfigurasi pada aplikasi atau program.

  • PERLUNYA MENGUTAK-ATIK REGISTRY

Database Registry akan bertambah seiring waktu bertambahnya “usia” Windows.
Cara tercepat untuk menghapus registry adalah dengan menginstall ulang Windows dengan pilihan “FORMAT” ketika kamu menginstall ulang.(tanpa diformat data2 registry yang sebelumnya akan tetap ada)
Jika Database Registry terus bertambah, PC (sebenarnya O/S, karena PC tetaplah PC dan hardware hampir tidak akan berubah fungsi dan “kecepatan”nya jika tidak karena rusak) tentu akan terasa semakin “berat” atau “lambat” dalam menjalankan aplikasi.

  • CARA TERBAIK MENGELOLA REGISTRY

Registry biasanya dilupakan oleh sebagian orang ( atau banyak orang?).
Padahal mengelola registry berarti terbebas dari kebiasaan install ulang O/S yang bikin sebel dan membuang banyak waktu.
Caranya, Lakukanlah sedikit trik ini jika ingin menginstall software yang belum terbukti akan kamu pakai “selamanya” di PC kamu :
+ Ketahui siapa pembuat / developer software yang akan kamu install tersebut.
+ Perhatikan nama file yang ber-ekstensi .EXE, karena itu sangat diperlukan.
+ Apa saja folder2 yang dibuat oleh software tersebut.

Misalnya:
Nama Software : WinAmp
Pembuat/Developer : Nullsoft Winamp
Nama File .exe : winamp
Folder yang dibuat : winamp (secara default jika tidak dirubah path-nya akan berada
pada C:\Program Files\Winamp)

Setelah data-data penting diatas, untuk meng-uninstall software yang bernama “WinAmp” tersebut (entah karena kamu punya software baru yang kamu anggap lebih bagus daripada WinAmp atau karena WinAmp-nya kamu bermasalah) maka :
+ Uninstall software tersebut seperti biasa kemudian hapus folder beserta isi-isinya yang berada pada C:\Program Files\Winamp
+ Jalankan registry editor, klik tombol START> Run
+ Ketik REGEDIT
+ akan tampil Windows Registry Editor,
+ tekan tombol Ctrl+F
+ lakukan pencarian “Nullsoft” kemudian hapus semua key dan sub-sub key-nya.
+ lakukan terus pencarian “Nullsoft” sampai akhirnya Windows Registry Editor mengatakan bahwa tidak ada lagi key yang mengandung kata2 “Nullsoft”.
+ lakukan pencarian yang sama untuk “winamp” seperti langkah diatas.

dan… silahkan menginstall ulang pengganti WinAmp dikomputer kamu.

WARNING!!!
Berhati-hatilah mengutak-atik registry! karena registry tidak bisa kamu UNDO.
Kesalahan mengutak-atik registry akan berakibat fatal terhadap O/S Windows XP kamu.
Tapi jangan pernah takut mencoba, kegagalan adalah kunci keberhasilan! You’ll never stop falling until you stop trying…
Yang paling gampang, amankan dulu database registry kamu dengan membuat Restore point.
Caranya:
+ Jalankan System Restore. Klik [Start] [All Programs] [Accessories] [System Tools] [System Restore].
+ Setelah muncul jendela System Restore, klik pilihan [Create a restore point]. Restore point merupakan titik kembali sistem saat Anda me-restore-nya. Lanjutkan dengan mengeklik tombol [Next >].
+ Namai backup tersebut, kemudian klik tombol [Create] agar Windows mulai membuat registry backup.
+ Tunggulah selama beberapa detik, Windows secara otomatis akan membuat cadangan registry. Saat selesai, muncul keterangan tanggal pembuatan backup, berikut waktu, dan nama file. Akhiri dengan mengeklik [Close].
+ Kini Anda bisa lebih leluasa bermain registry di Windows.

Jika ternyata bermasalah setelah mengutak-atik registry, kamu tinggal mengembalikan registry seperti semula melalui System Restore.
+ Jalankan System Restore. Klik [Start] [All Programs] [Accessories] [System Tools] [System Restore].
+ Klik [Restore my computer to an earlier time].
+ kemudian pilih restore point yang telah kamu buat.

Cara susahnya…
+ Klik tombol Start > Run.
+ Ketik regedit dan tekan Enter setelah berada didalam jendela Run.
+ Didalam Registry Editor, pilih menu File > Export.
+ Setelah Export Registry File muncul, masukkan nama file ke bagian File Name, misalnya backup-registry dan sebagainya.
+ tekan tombol Save.

Untuk mengembalikan keadaan seperti semula, kamu tinggal klik 2 kali pada file backup-an registry yang telah kamu buat kemudian klik “yes” yang berarti data registry tersebut akan ditulis (kembali) pada database registry windows kamu. Kemudian akan muncul informasi bahwa registry tersebut telah berhasil dimasukkan pada database registry kamu.

copyright©computeraholic2006, Tulisan ini bebas Anda sebarluaskan dengan menampilkan nama penulis.

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: