jump to navigation

Mencegah dan Mendeteksi Virus 10 June 2007

Posted by computeraholic in Uncategorized.
trackback

Mencegah dan Mendeteksi Virus

1. Mencegah

a. Janganlah membuka file lampiran (attachment) email dari alamat yang tidak dikenal, tidak jelas atau tidak dipercaya. File dikirim ke email dalam bentuk attachment seperti bmp, avi, cab, com, dll, exe, gif, jpg, mp3, mpg, ocx, pdf, psd, rar, tif, vxd, wav, zip files. Beberapa virus bahkan meniru alamat email seseorang atau menyamar sebagai admin dan mengirim berupa attach files ke email orang lain.

b. Janganlah membuka file lampiran email kecuali anda mengetahui dengan pasti apa isinya.

c. Jangan membuka file lampiran email jika subyek/judul emailnya meragukan. Jika harus membuka, simpan lampiran itu kedalam hardisk dan lakukan scaning virus terlebih dahulu.

d. Hapus semua email berantai dan email yang tergolong spam/junk, dan jangan membalas email semacam itu.

e. Perbaharui (update) software anti virus anda secara teratur.
Lebih dari 600 virus ditemukan setiap bulan, sehingga anda harus selalu waspada dan siap siaga.

f. Back up file-file anda baik data maupun system, secara teratur ke lokasi yang aman, misalnya dalam CD ROM atau FLASHDISK. Dengan demikian jika suatu saat virus menghancurkan data atau file system anda, anda masih memiliki cadangannya.

g. Jika anda merasa tidak yakin saat akan membuka sebuah lampiran email, jangan memaksakan diri untuk membuka lampiran tersebut, apalagi menjalankan program yang ada di dalamnya.

h. Jika anda mengunakan sisem operasi buatan Microsoft, sering-seringlah berkunjung ke alamat http//www.Microsoft.com/security untuk melihat aneka lubang keamanan yang baru dan petunjuk untuk mengatasinya. Jika perlu, mendownload aneka patch dan pembaruan tersedia.

i. Jangan mendownload file sembarangan. Pastikan Antivirus anda aktif ketika mendownload file dari internet. Jika perlu tambah program anti spyware atau anti trojan akan lebih efektif.

j. Hati-hati pada flashdisk !!! Komputer yang terkena virus akan menularkan “penyakitnya” dengan menulis virus pada media removable (FlashDisk, CD-ROM, etc). Selalu scan flashdisk atau Removable media yang ‘Nyantol di komputer anda.

2. Mendeteksi

Dalam urusan mendeteksi komputer yang terkena virus, diperlukan sebuah “naluri”.
Coba Kita mulai identifikasi:
Perhatikan kinerja komputer anda akhir-akhir ini, apakah ada kecendrungan melambat?
Apakah processor komputer anda terbeban penuh padahal tidak melakukan apa-apa? Apakah aplikasi anda berjalan normal? Apakah ada file yang tidak anda kenal di drive komputer Anda?
Apakah dokumen Anda yang tersimpan dikomputer tidak lengkap? Apakah komputer Anda menampilkan pesan-pesan Aneh? Apakah komputer Anda sering restart sendiri? Apakah komputer Anda terkoneksi internet secara tiba-tiba? Apakah Komputer anda sedang mendownload sesuatu tanpa anda perintah? Apakah komputer A tiba-tiba sering hang/crash belakangan ini?

Identifikasilah hal-hal tersebut diatas dengan seksama… Jika terdapat salah satu dari yang saya sebutkan diatas, maka Anda harus bersiap-siap untuk ‘bertempur’ melawan Virus tersebut.

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: